Selasa, 27 Agustus 2013

*_Cinta Untukmu_*

Apa kabar nih temen-temen. . .???
Pada sehat kan? Amin deh kalo gitu, . . .

sekarang saatnya gue ngeluarin lagu gue disini deh, . . .
abis ga ada inspirasi ni saat ini mau nulis apaan, daripada ga ada jadwal ya gue masukin aja lagu yang gue buat beberapa hari lalu saat lagi galau
hahaha, . . .
check it :)





*_Cinta Untukmu_*

intro : G D Em D C G D

Mungkin cintа ini hаnyа untukmu
Tulus dаri dаlаm hаtiku
Mungkin cintа ini tlаh memilihmu
Ikhlаs tаk berbаtаs wаktu


Ku tulis cintа ini di lаngit
Untuk dibаcа surgа dаn bumi
Semogа kаu ‘kаn mengerti
Cintа ini suci tаk terbаgi


reff:
Hаnyа kаu yаng аdа dihаtiku
Mengаlir dаlаm nаdiku merаngkаi mimpiku
Kаu akаn selаlu dihаti ini
Hinggа bаtаs аkhir nаfаs hidupku bersamamu . . . . .


back to bait II
reff


kau akan menjadi bidadariku
yang takkan terganti masa 



Nah itu dia lagu gue, kalo ada masukan silahkan komen deh via apa aja
ada FB ? gabung sama gue di https://www.facebook.com/arwen.whendie
ada twitter gabung sama gue di https://twitter.com/Whendie_Ronaldo
dan ada blog gabung sama gue disini lah :)

Kamis, 22 Agustus 2013

"RASAKU, RASAMU"





kau ungkapkan kepadaku
kan ada saatnya nanti
engkau milikku satu
ku menunggu dalam bimbang
adakah sungguhnya aku
kasih yang kau inginkan
biar aku yang pergi
bila tak juga pasti
adakah selama ini
aku cinta sendiri
biar aku menepi
bukan lelah menanti
namun apalah artinya
cinta pada bayangan
pedih aku rasakan kenyataannya
cinta tak harus slalu miliki
jujur aku tak yakin bisa
jalani hari tanpa dirimu
namun apalah artinya
cinta pada bayangan


Sepenggal lagu yang malam ini menghiasi telinga gue, . . . .
Benar kata Yovie Dkk, . . . .
kalo kita ngejalanin sebuah hal yang sangat berat yaitu "Menunggu Sebuah Fenomenologi Cinta" yang tak kunjung datang alias "Menanti Seorang Kekasih".

Terkadang kita jemu, galau, bimbang apakah orang tersebut dapat kita miliki atau hanya sebatas bayangan semu. Cuma bagi gue, selama kita menunjukkan segala perbuatan yang mampu membuat dia lebih baik, itu lebih baik dan bermanfaat daripada memberikan sesuatu dalam berupa barang maupun uang. Perbuatan dengan dasar CINTA itu tak ternilai harganya dibandingkan dengan uang yang dalam hitungan jam dapat berubah kurs nya (Bener Kaga Sih. . . .? ? ?)

Sebenernya ada cewek sih yang gue nanti selama ini. Cuma terkadang gue takut kalo misalnya gue nyeplos kalo gue sayang sama dia, ntar malah berubah sikap, misalnya cuek, marahan, acuh tak acuh, benci, jengkel, dongkol, . . . . . . .(Hasil Riset Pengalaman Gue Selama 2th Nungguin Cewek).

Sekarang jaman sudah berubah coiiiiiii, . . . . . .
Kalo memang sudah ga pasti dan memang bukan jodoh loe sekarang mah mending lepasin aja dengan rela dan ikhlas biar kaga bikin OTAK loe pada bocor nungguin seseorang. Toh alangkah lebih baiknya nyari yang memang bener-bener bisa bikin ketawa, happy, saatnya serius ya serius dan saatnya ketawa ya ketawa, . . ..

Sekarang hal yang harus dilakukan adalah bagaimana cara kita mengusir perasaan yang memang bukan untuk kita.

Mau contoh ? ? ?

nih gue kasih contoh, . . . .

Sekarang gue lagi pedekate sama cewek nih namanya TITTTTTTTTTTTTTTTTT (Privacy mprett. . . .)

Pertama kali kenalan, panggilan akrab yang paling gue inget adalah JENGKOL. Kenapa harus JENGKOL ? ? ?
Karena dia penggemar makanan (Bau) itu looh, . . . .nah makanya gue kasih nama panggilan sayang JENGKOL, . . .
Cuma karena berhubung dan berhubung dia sekarang tambah ngece dan memang orangnya suka dengan yang namanya TIDUR, panggilan sayang mulai berubah KEBO.
Kenapa harus KEBO ? ? ? ?
Karena kalo urusan tidur dia mah jagonya. Mana yang katanya mau nurunin berat badan biar imut dikit napa. hahahaha, . . . . . . .(kaga ada maksud nyinggung ye, . . . .)



Terkadang gue rindu banget tuh sama sms dia kek or ketawanya yang kadang rada berlebihan mangapnya. Terkadang gue jengkel kalo di kongek sama dia, apalagi kalo dia manggil gue dengan sebutan nama Bapak gue or nama panggilan kecil gue di kampung gue.

Cuma itu tuh yang bikin gue rindu, pengen bikin ketawa dia sepuasnya agar dia bisa bahagia, bisa melupakan masa lalu yang sedih dan bisa menganggap bahwa masa lalu semuanya adalah sebuah kenangan yang harus diingat dengan bahagia apapun kejadiannya. Karena kita harus percaya bahwa apa yang telah terjadi atas segala kehendak Tuhan adalah yang terbaik bagi kita, bukan yang terburuk.

Malem ini pukul 21.47 dengan waktu telpon 17 menit 27 detik, dia telpon gue loh, . . . .
walaupun cuma sekedar say hello saling ejek2an, rasanya kangen bener sama suaranya, apalagi kalo dia kalah ejekan gitu tuh, . . .hahaha

Yah sekedar menyapa aja udah seneng apalagi bisa deket sama dia (kurang mau ngarep dia jadi cewek gue. . . . . .hiks. . . .)
Pengen rasanya gue bisa bahagiain dia dengan sebuah kata, . . . . . . . . . . . . . . . ."SENYUMLAH"

Banyak hal yang sebenernya pengen gue sampein ke loe, . . .cuma keburu udah jam 1 lewat nih, . ..ntar gue kaga bisa bobo manis lohh. . . .

Cuma ada beberapa aja pesen buat loe yang ada disana sekarang :
  1. Jangan sedih lagi, percayalah Tuhan ngasih kamu yang terbaik dengan segala kejadian yang ada dalam dirimu.
  2. Senyum yang manis dund biar gue juga bisa seneng.
  3. Jangan lupa kurusin dikit tuh badan, kan pernah ngomong mau kurus :P
  4. Jangan lupa kata-kata lucumu"BOBO CANTIK".
Okeeeeeee, . . . . . .  . .lanjutin ntar kapan-kapan deh ya kawan-kawan, . . .
Abis mata gue udah capek nih kaga istirahat, . . . . . .
Ntar kita ketemu lagi kok :)
Gue masih akan terus eksis di dunia ngetik kata-kata ga jelas gini biar inget nantinya and ada kenangan dalam hidup gue, . . . . .

Gbu :)

Selasa, 20 Agustus 2013

Forever Inside : Haruskah cinta memiliki



Pernahkah anda jatuh cinta?  

Bila anda jatuh cinta pada seseorang ,jangan siksa diri anda dengan menganggap bahwa cinta anda di tolak.

Cinta itu tak pernah tertolak.Karena pada fitrahnya setiap orang senang bahkan butuh dan bangga bila ia dicintai orang lain.

Wujudkan cinta anda dengan memberikan sesuatu bukan mengharap-harap akan di beri sesuatu. Sebab segala hal yang diwujudkan karena landasan cinta maka kenikmatannya akan selalu kembali pada diri anda sendiri. 

Kebahagiaan dari memberi jauh lebih indah ketimbang kebahagiaan karena menerima.
Namun lain halnya bila anda ingin memiliki sesuatu yang anda cintai. Keinginan itulah yang menimbulkan rasa pedih yang mengiris-iris. Jangan menambah siksa diri anda dengan menginginkan sesuatu.

Jangan sia-siakan cinta anda dengan beban-beban harapan. Keinginan untuk memiliki mungkin saja tertolak. Namun percayalah cinta anda yang sesungguhnya takkan pernah kembali dengan tangan kosong.

“Cinta tak harus memiliki”
Ungkapan ini mungkin sudah terlalu sering kita dengar. Mungkin juga malah ungkapan ini baik untuk jadi semboyan bagi orang-orang yang sedang putus cinta. Sekedar untuk membesarkan hati sendiri.
Cinta dan rasa ingin memiliki memang susah sekali dipisahkan. Kalau kita mencintai seseorang pasti sedikit banyak ada keinginan untuk memilikinya. Tapi di lain pihak, orang yang kita cintai itu juga punya hak untuk menentukan bersedia atau tidak untuk kita miliki.seandainya memang cinta kita akan menyebabkan atau malah akan menyakiti orang yang kita cintai itu alangkah dzolimnya diri kita.

Yakinlah bila kita benar-benar mencintai seseorang dia akan merasakan seperti apa yang kita rasakan. Meskipun anda tidak bisa memiliki dirinya. Bila dia tau betapa tulusnya anda mencintainya,mungkin justru dari rasa itu yang akan diingat dan menjadi kesan yang mendalam dalam hidupnya.Bukankah dengan begitu cinta anda akan terasa lebih indah?

Namun bila dalam kondisi yang lain. Misalkan anda memiliki kekasih. Namun di tengah jalan ada seseorang yang lebih menarik perhatian anda. Mungkin dia dalam berbagai hal lebih menarik dari kekasih anda yang sekarang. Menurut anda dia lebih baik dan lebih sesuai dengan keinginan anda. Apa yang akan anda lakukan?

Memang pada dasarnya anda boleh dan berhak untuk memilih yang terbaik diantara mereka.
Kadang malah lebih baik sakit sekarang dari pada nanti terlanjur jauh melangkah. Benarkan?
Tapi taukah anda bila hal itu terjadi akan sangat tidak adil untuk kekasih anda.

Anda memang berhak untuk memilih, tapi kekasih anda juga berhak untuk tidak di sakiti, apalagi anda jadikan sekedar bahan perbandingan.Bukankah tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini?.apalagi bila kekasih anda itu juga benar2 mencintai anda.Sama- sama membingungkan bukan?

Cinta dilihat dari sudut manapun memang merepotkan. Terlalu pelik untuk di artikan maknanya apalagi untuk dijalaninya dengan ikhlas. Hanya cinta antara makhluk dengan Tuhannya yang dijamin tidak beresiko.

Cinta yang didasari untuk mendapatkan doa dari Allah, niscaya kenikmatannya tak kan pernah bisa tergantikan atau tergoyahkan dg apapun yang terindah di dunia ini… 


post ini hanya sekedar berbagi, mengisi kekosongan di hari-hariku, semoga bermanfaat…

Sabtu, 17 Agustus 2013

♥●•٠·˙Tradisi Malam Minggu Gue˙·٠•●♥


Aduuh, kalo udah ngomongin malam minggu, seru abis deh jadinya. Kayak lagu yang dibawain Bang Jamal Mirdad “Malam minggu malam yang panjang, malam yang asik buat pacaran, pacar baru, baru kenalan, kenal di jalan jendral sudirman.” Lain Bang Jamal, lain pula Mas Jikustik. Lagunya yang berlirik, “Malam ini malam minggu, kau menunggu di rumahmu, selamat malam dunia, ku siap tuk berpesta, tunggu aku disana, bertemu oh baby, selamat malam dunia, gairahku berpesta, kita lewati malam, berdua oh baby”.

Emang ga bisa dipungkiri deh, ada sebuah ikatan antara weekend day alias malam minggu dengan jiwa remaja. Jika ada remaja yang ga hang out pas weekend day, siap-siap deh dijadiin bahan gosip ama tetangga sebelah yang kurang kerjaan. Dari anak jadul alias jaman dulu, ga gaul, ga punya gebetan, jomblo, sampe dianggap dukun, soalnya terus aja bertapa di dalam rumah (emang besok keluar angka berapa mas…togel kali…). Hehehe, . . . . .

Malam minggu itu malam yang asyik, asyik buat ngelakuin apa saja. Buat pecinta bola, di Liga Eropa ada sajian tayangan pertandingan yang tentunya tidaklah membosankan. Apalagi jika yang main itu klub idola sendiri. Buat yang aktivitasnya padat karena pekerjaan, mungkin ini waktu yang tepat untuk meluangkan waktu berkumpul bersama orang-orang tercinta. Begitu pula halnya bagi yang pacaran.

Meskipun begitu, tidak jarang kita temui orang yang merasa bahwa malam minggunya tidak mengasyikan. Malam minggu kelabu, begitu yang sering saya baca di beragam jejaring sosial baik itu facebook, twitter bahkan di personal message BBM sekalipun. Pertanyaannya, kenapa malam minggu harus kelabu?

Intinya begini, sedih dan bahagia itu datangnya satu paket. Kita gak bisa pungkiri hal tersebut. Dikala lagi bahagia, ekspresi kita serba menyenangkan, namun hal ini berbanding terbalik dikala lagi sedih, kecewa atau entah apa. Sehingga yang kita rasakan adalah galau kalo kata anak muda jaman sekarang.

Benar, rasa hati yang tidak senang bisa menyebabkan kegalauan tersendiri. Nah, kenapa harus galau? Memang sih manusiawi jika kita merasakan galau. Kamu  yang sempat membaca postingan ini pasti pernah merasakan hal serupa. Saya pun juga begitu, pernah merasakannya. Yang berbeda disini adalah cara kita melampiaskannya. Melampiaskan rasa galau itu.

Kembali ke pertanyaan saya tadi, kenapa kita harus galau meskipun hati kita lagi tidak senang?

Sebenarnya, ada beragam hal yang bisa kita lakukan, kita siasati saja meskipun perasaan itu begitu menggoda sehingga kita malah melampiaskannya lewat situs jejaring sosial. Simple saja, kita nggak harus melampiaskannya secara berlebihan begitu. Bisa saja hal ini malah berdampak yang negatif bagi kita karena kita gak bisa mengendalikan apa yang kita rasakan, apalagi jika hal itu menyangkut yang negatif.

Nah, trus harus bagaimana jika malam-malam yang begitu indah dan menyenangkan ini tidak lagi terasa kelabu? Gimana juga caranya untuk menghilangkan rasa galau? Berikut saya bagikan beberapa tips, semoga bisa membantu (sudah saya buktikan juga hal ini)
  1. Disaat lagi galau, upayakan untuk tidak terlalu mengekspresikannya di situs jejaring sosial. Penguasaan diri disini perlu di kontrol, karena bagaimana pun juga, social media punya pengaruh besar bagi orang untuk melampiaskan kegalauannya. Biasanya, orang yang galaunya sudah kelewat batas, dia bisa mengumbar masalah-masalah pribadinya di social media tersebut
  2. Sering-seringlah aktif diberbagai kegiatan, entah itu kegiatan sekolah, kampus maupun komunitas. Dengan banyaknya kegiatan yang kita ikuti, kita bisa lupa dengan apa yang kita rasakan. Karena kesibukan kita yang akan mengalihkan semua apa yang sebelumnya kita rasakan.
  3. Perbanyak teman. Biasanya, galau itu timbul karena faktor orang lain atau suasana yang terkadang memaksa kita jadi galau. Solusinya, kita harus berteman lagi dengan orang lain, kalau perlu dengan banyak orang. Ini cukup ampuh untuk menghilangkan kegalauan itu, sama halnya seperti dengan saat kita banyak aktif diberbagai kegiatan.
  4. Rajin ibadah. Setiap manusia itu pasti punya masalah, dan masalah pasti ada penyelesaian akhirnya. Masalah janganlah dianggap jadi cobaan yang malah membuat kita tersiksa, hingga akhirnya menggalau sendiri yang gak jelas gitu. Dekatkan diri terhadap Sang Maha Kuasa, karena hanya kepadaNyalah kita berhak untuk berkeluh kesah melampiaskan segala isi hati. Mulai dari sekarang, rajin-rajinlah untuk ibadah.
Mungkin, hanya itu saja yang bisa saya share dalam tulisan kali ini. Sebagai manusia biasa, saya tidak memungkiri bahwa sebenarnya saya juga sedang mencoba menerapkan apa yang saya kemukakan diatas tadi, akan tetapi selama kita punya usaha untuk melakukannya, kenapa tidak? Sedikit demi sedikit, lama-lama akan terbiasa juga.

Mau kenal saya lebih jauh???
kunjungi halaman resmi saya di
FACEBOOK : https://www.facebook.com/arwen.whendie  ataupun
TWITTER : https://twitter.com/Whendie_Ronaldo

Jumat, 16 Agustus 2013

Ketika Aku dan Kamu menjadi "Kita" di tengah perbedaan masa

Masa..  
Tidak ada seorang pun yang tahu tentang masa. Kapan dia akan berhenti? Atau sejak kapan masa itu tercipta? Tidak ada yang tahu tentang Masa selain Tuhan. Masa.. Sebuah kata yang terdiri dari 4 huruf yang mampu membuat dunia menghasilkan milyaran opini tentangnya.

Masa atau periode. Masa atau waktu. Masa sebuah kata yang mampu mengantar kita kepada kisah kisah yang kita harapkan atau mungkin kisah yang sangat sangat kita benci hingga kita benar benar tak ingin mengalami kisah itu. Namun, masa bukan kita yang menggerakkan, bukan kita yang mengendalikan, bukan kita yang menentukan, namun Tuhan.

Sama halnya aku dan kau. Kita tidak pernah tau bahwa masa membuat aku dan kamu menjadi "kita". Kita yang berada dalam ambang perbedaan masa. Aku juga tak pernah mengerti mengapa kita, dua manusia yang hadir di bumi dalam jangka waktu yang berbeda. Ketika kau baru terlahir di bumi setelah 14bulan aku terlahir di bumi. Masa.. Ketika aku yang mungkin memiliki masa lebih tua darimu.
 
Masa.. Membuat aku dan kamu yang berada diambang perbedaan dalam menjalani perjalanan menempuh "Kita". Perbedaan masa, sering dianggap konyol oleh sebagian orang, sama dengan apa yang kita alami. Kita yang harus tertatih tatih dalam menyatukan hasil perbedaan dari masa kita. Kita atau aku dan kamu yang memiliki opini berbeda karena "masa". Aku dan kamu yang mencoba menyatukan dua pola pemikiran yang hadir dari masa yang berbeda.

Adakalanya masa membuat perbedaan menjadi begitu menyenangkan dan indah untuk disatukan, namun hukum itu tidak berlaku lama. Masa, membuat perbedaan masa yang begitu menjenuhkan dan mengesalkan. Membuat semuanya menjadi terlihat membosankan dan lebih pantas diakhiri.

Namun, pada dasarnya masa tidak bersalah dalam hal ini. Kita yang salah. Mengapa? Karena aku dan kamu tidak bisa menghargai masa dan tidak bisa melukiskan masa yang berbeda itu dengan coretan coretan yang mampu membuat perbedaan masa berarti, yang membuat perbedaan masa menjadi hal yang sangat patut disyukuri, menjadi hal yang mampu melukiskan persamaan dalam sebuah perbedaan.

Maka ketika Kita berada diambang perbedaan masa, jangan salahkan masa bila pada akhirnya harus mengurai kembali kata "Kita" menjadi "Aku" "Kamu"

Kamis, 08 Agustus 2013

Memahami Kembali Makna Idul Fitri

Muhammad Makmun, M.HI
(Dosen Fakultas Agama Islam Unipdu Jombang)


Ketika mendengar kata Idul Fitri, tentu dalam benak setiap orang yang ada adalah kebahagiaan dan kemenangan. Dimana pada hari itu, semua manusia merasa gembira dan senang karena telah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh.

Dalam Idul Fitri juga ditandai dengan adanya ”mudik (pulang kampung)” yang notabene hanya ada di Indonesia. Selain itu, hari raya Idul Fitri juga kerap ditandai dengan hampir 90% mereka memakai sesuatu yang baru, mulai dari pakaian baru, sepatu baru, sepeda baru, mobil baru, atau bahkan istri baru (bagi yang baru menikah). Maklum saja karena perputaran uang terbesar ada pada saat Lebaran. Kalau sudah demikian, bagaimana sebenarnya makna dari Idul Fitri itu sendiri. Apakah Idul Fitri cukup ditandai dengan sesuatu yang baru, atau dengan mudik untuk bersilaturrahim kepada sanak saudara dan kerabat?.

Idul Fitri (kembali ke fitrah), ya suatu hari raya yang dirayakan setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan satu bulan penuh. Dinamakan Idul Fitri karena manusia pada hari itu laksana seorang bayi yang baru keluar dari dalam kandungan yang tidak mempunyai dosa dan salah.

Idul Fitri juga diartikan dengan kembali ke fitrah (awal kejadian). Dalam arti mulai hari itu dan seterusnya, diharapkan kita semua kembali pada fitrah. Di mana pada awal kejadian, semua manusia dalam keadaan mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan. Dalam istilah sekarang ini dikenal dengan ”Perjanjian Primordial” sebuah perjanjian antara manusia dengan Allah yang berisi pengakuan ke Tuhan an, sebagaimana yang terekam dalam surah al-A’raf (7) ayat 172 :
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي ءَادَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ
(Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhan-mu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”.

Seiring dengan perkembangan itu sendiri, banyak di antara manusia dalam perjalanan hidupnya yang melupakan Allah serta telah melakukan dosa dan salah kepada Allah dan kepada sesama manusia. Untuk itu, memahami kembali makna Idul Fitri (kembali ke fitrah) dengan membangun kembali pengabdian hanya kepada Allah adalah sebuah keharusan sehingga kita semua dapat menjadi hamba-hamba muttaqin dan hamba yang tidak mempunyai dosa. Dosa kepada Allah terhapus dengan jalan bertaubat dan dosa kepada sesama manusia dapat terhapus dengan silaturrahim.


Cara Menghapus Dosa Kepada Allah Adalah dengan Taubat
Dosa merupakan catatan keburukan di sisi Allah yang telah dilakukan oleh setiap manusia karena mereka tidak menjalankan perintah atau karena mereka melanggar larangan Allah dan RasulNya.
Bulan Ramadhan merupakan bulan khusus yang dikhususkan Allah untuk Umat Islam. Di bulan ini terdapat maghfirah, rahmah dan itqun minan nar. Selain itu, bulan Ramadhan juga menjadi sarana umat manusia untuk memohon dan meminta pengampunan dari Allah dengan jalan melaksanakan ibadah puasa dan shalat tarawih. Sebagaimana hadis Rasul:
أخرج البخاري: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(Dari Muhammad bin Salam dari Muhammad bin Faudhail dari Yahya bin Sa’id dari Abi Salamah dari Abi Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang berpuasa pada bulan ramadhan dengan kepercayaan bahwa perintah puasa itu dari Allah dan hanya mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosanya).

Begitu juga Allah menyediakan Qiyam Ramadhan (Tarawih) sebagai sarana penghapusan dosa apabila dilakukan karena Allah dan hanya mengharap pahala dari Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam hadis shahih pada kitab Sunan Abi Dawud
أخرج ابي داود : حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُتَوَكِّلِ قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ قَالَ الْحَسَنُ فِي حَدِيثِهِ وَمَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ بِعَزِيمَةٍ ثُمَّ يَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ فَتُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ ثُمَّ كَانَ اْلأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ فِي خِلاَفَةِ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَصَدْرًا مِنْ خِلاَفَةِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
(Dari al-Hasan bin Ali dan Muhammad bin al-Mutawakkil keduanya dari Abd al-Razaq dari al-Ma’mar dari al-Hasan dan Malik bin Anas dari al-Zuhri dari Abi Salamah dari Abi Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW senang melaksanakan Qiyam Ramadhan (Tarawih) meskipun tidak mewajibkannya. Kemudian bersabda :”Barangsiapa melaksanakan Qiyam ramadhan (tarawih) karena Allah dan mencari pahala dari Allah akan diampuni dosanya yang telah lalu. Kemudian Rasulullah wafat, sedang masalah Qiyam Ramadhan tetap seperti sediakala pada pemerintahan Abu Bakar dan pada awal pemerintahan Umar bin Khattab)

Dengan rajin dan tekun melaksanakan puasa dan shalat tarawih dengan tulus mencari ridho dan pahala dari Allah, niscaya dosa dan kesalahan kita kepada Allah telah terampuni kecuali dosa syirik sehingga kita menjadi hamba yang bersih dari dosa. Setelah dosa kita diampuni Allah, maka tahapan selanjutnya adalah membersihkan dosa kita kepada sesama manusia.

Idul Fitri atau kembali ke fitrah akan sempurna tatkala terhapusnya dosa kita kepada Allah diikuti dengan terhapusnya dosa kita kepada sesama manusia. Terhapusnya dosa kepada sesama manusia dengan jalan kita memohon maaf dan memaafkan orang lain.

Nah, dengan momentum Idul Fitri ini kita mari jadikan sebagai sarana meminta maaf dan memaafkan orang lain dengan bersilaturrahim (menyambung kasih sayang) baik kepada suami atau istri, kedua orang tua, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga serta teman dan relasi kita ketika ada kebencian terhadap mereka. Sebab kasih sayang merupakan lawan dari kebencian. Sehingga orang yang dalam dirinya ada kebencian pada suami atau istri, orang tua, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga, teman dan relasi disebut dengan pemutus kasih sayang (Qathiul Rahim). Orang yang memutuskan kasih sayang (Qathiul Rahim) dalam hadis shahih dijelaskan bahwa mereka ini tidak akan masuk surga. 

Sebagaimana sabda Rasul:
أخرج البخاري: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ قَالَ إِنَّ جُبَيْرَ بْنَ مُطْعِمٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ
(Dari Yahya bin Bukair dari al-Lais dari Uqail dari Ibn Syihab bahwa Muhammad bin Jubair bin Muth’im berkata bahwa ia mendengar Nabi SAW bersabda : pemutus kasih sayang tidak akan masuk surga).

Di hadis lain juga dijelaskan:
أخرج أحمد: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْخَزْرَجُ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ السَّعْدِيَّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ يَعْنِي مَوْلَى عُثْمَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَعْمَالَ بَنِي آدَمَ تُعْرَضُ كُلَّ خَمِيسٍ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَلاَ يُقْبَلُ عَمَلُ قَاطِعِ رَحِمٍ
(Dari Yunus bin Muhammad dari al-Khazraj (Ibn Usman al-Sa’diy dari Abi Ayub (Maula Usman) dari Abi Hurairah berkata : aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : Sungguh perbuatan Bani Adam (manusia) dilaporkan setiap kamis malam jum’at, maka tidak akan diterima perbuatan (baik) orang yang memutuskan kasih sayang).

Di samping kita meminta maaf dan memberi maaf, kita juga harus dan wajib sebisa mungkin menjadi pribadi pemaaf. Memberi maaf berbeda dengan pemaaf. Kalau memberi maaf itu terjadi ketika ada orang yang meminta maaf, sedang pemaaf adalah orang yang memberi maaf atas kesalahan orang lain sebelum orang tersebut meminta maaf kepadanya. 

Hal ini dengan tegas ada dalam surah Ali-Imran (3) ayat 134 :
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(Penghuni surga adalah) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Dengan demikian, mari kita jadikan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya karena kita telah memahami akan makna Idul Fitri. Dengan kita maksimalkan bersilaturahim untuk meminta maaf, memberi maaf dan menjadi seorang pemaaf. Jangan biarkan kedengkian dan kebencian merasuk kembali ke jiwa kita yang telah fitri (suci).

Dengan momentum ini pula, saya Muhammad Makmun sebagai mahluk yang banyak dan penuh dengan kesalahan dan dosa, baik yang saya sengaja atau tidak, dengan tulus saya memohon maaf lahir batin atas semua kesalahan dan dosa saya kepada anda semua. Begitu juga sebaliknya, jika ada kesalahan dan dosa anda semua kepada saya, dengan lapang dada saya memaafkan anda. Dengan harapan, semoga kita semua menjadi manusia bersih sebagaimana bayi yang baru dilahirkan dari kandungan yang tak punya salah dan dosa.

Selasa, 06 Agustus 2013

INI SEBUAH RASA, SEBUAH CINTA (Part 2) : "AJARI AKU SEGALANYA"




Ajari aku untuk memelukmu lebih lama, sampai aku lupa cara melepaskannya. Ajari aku untuk menyadari bahwa kebahagiaan telah tersedia sesuai porsinya, sebelum kesedihan melahap berpuluh suap. Ajari aku caranya bertahan jika hatimu sudah bersikeras untuk melepaskan. Ajari aku caranya menghafal segala pertanda, jika ‘usai’ atas kita akan segera tiba.

Ajari aku untuk tetap tersenyum disaat pencipta senyumanku pergi menciptakan senyuman untuk orang lain. Ajari aku caranya percaya pada ikrarmu untuk membahagiakanku. Karena nyatanya, tindakanmu selalu terbentur oleh dia. Ajari aku caranya bersikap saat di depanku kalian menyodorkan sepiring cemburu. Ajari aku caranya menyeimbangkan angan-angan dan kenyataan.

Ajari aku menyeleksi mana yang termasuk tingginya ekspektasi dan kesungguhan isi hati. Ajari aku menuliskan kelanjutan cerita-cerita kita tanpa harus sambil menitikan airmata. Ajari aku untuk menutup telinga dari berita yang mencairkan luka. Ajari aku untuk mengeliminasi sesal dan kecewa yang mulai berjejal. Ajari aku untuk menjelaskan siapa sejujurnya, saat kau bertanya penyebabku berair mata.

Ajari aku memilih terus atau berhenti memperjuangkan saat hanya aku satu-satunya yang berjuang. Ajari aku untuk tetap menatapmu saat yang kau tatap bukan lagi aku. Ajari aku cara menyadarkanmu bahwa memang bukan aku yang paling sempurna, tapi untukmu akulah yang terbaik. Ajari aku untuk memutar rekaman peristiwa, dimana waktu berhenti disana, disaat kita masih bersama.

Ajari aku merencanakan kepergian saat lukalah satu-satunya yang kau suguhkan. Ajari aku mencelikkan mata pada yang hanya berniat menyakiti saja. Ajari aku merakit maaf dan tulus mengirimkannya untukmu. Ajari aku harus bagaimana meladeni ucapan manismu yang meninabobokanku ke dunia mimpi. Ajari aku untuk tahu kapan batasnya berhenti atau meneruskan seracik rasa lagi. Ajari aku menghapus airmata secepat kilat saat kamu merangkul tangannya dan menghampiriku.

Ajari aku untuk berhati-hati saat senyummu menghiasi tiap temu, sapamu jadi penambah nyawa bahagiaku dan percakapan kita meninggalkan rona. Ajari aku untuk tidak lagi memanggilmu tempat singgah, tapi rumah. Ajari aku untuk mengantisipasi rindu setiap selesainya sebuah temu. Ajari aku menemukan pintu keluar dari labirin kehilangan ini. Ajari aku untuk sabar menunggu, disela-sela ketidakpastian begitu erat merangkulku. 

Ajari aku untuk menyudahi rasa yang masih rahasia. 

Sabtu, 03 Agustus 2013

INI SEBUAH RASA, SEBUAH CINTA (Part 1)



" cinta itu tumbuh pada pandangan pertama".  

Sebelumnya aku tak mengenalmu. Tapi tempat inilah yang mempertemukan kita. Kita dipertemukan disuatu tempat menuntut ilmu. Yah, itu adalah kampus kita. Awalnya aku tak sengaja bertemu denganmu. Kau berikan senyuman manis itu kepadaku. Dan aku berharap kau memberikanku senyuman itu lagi. Semenjak itulah otakku terus berevolusi. Aku terus memikirkanmu. Entah mengapa aku jadi seperti ini. Apakah ini cinta? Aku tak mengerti.  Mulai saat itulah, tumbuh benih-benih cintaku padamu. Aku tak mengenalmu sebelumnya, tapi sejak kau berikan senyum itu kepadaku, aku terus mencarimu. Dan aku terus mencari informasi tentangmu. Aku baru sadar tenyata kamu kelas sebelah (beda jurusan). Tapi perasaan ini tidak kutunjukkan kepadamu. Ternyata kamu juga tak menganggapku ada. Selama itu ternyata kau menganggapku hanya sebagai teman biasa. Inilah nasibku. Hari demi hari terlewat, minggu demi minggu terlangkah. Hingga tepat pada tahun ke 2 aku selalu mencuri-curi pandang padamu. Selalu memperhatikanmu. Apakah selama 2 tahun ini kamu tidak menganggapku ada? Aku telah buktikan dengan kesetiaanku menunggumu. Selama 2 tahun lebih tepatnya. Itu adalah waktu yang tidak singkat. Tapi apalah kata, inilah kenyataannya. Kamu tak menganggapku. Asal kamu tau, aku masih menunggumu. Mrs. S
“cinta tumbuh karena terbiasa” 

Aku tak mengundangmu datang dalam hidupku. Mulanya, aku tak menerima kedatanganmu. Kamu datang perlahan. Tapi inilah aku. Dan inilah perasaanku. Maaf Aku tak mengaggapmu ada. Entah apa yang ada dalam fikiranmu. Tiap jam, menit, detik. Kau terus menganggu kehidupanku. Mulanya aku jengkel dengan semua itu. Tapi apalah sebuah kata. Kini ku perlahan bisa menerima kehilanganmu. 
 
Entah apa yang bisa membuatku berubah fikiran. Apa mungkin semboyan dari jawa yang berbunyi “wiwiting trisno jalaran seko kulino” itu benar adanya? Aku tak tau. Tapi inilah kenyataannya. Pertama kamu menolakku masuk dari hidupmu. Ternyata sekarang aku malah terus mengejarmu. Apakah itu karma?? Haha, bisa jadi bisa. Tapi kalau boleh jujur. Kau terus beri aku kesejukkan. Yang tak pernah ku rasakan sebelumnya. Makin ke sanaaaa, aku nyaman olehmu. Aku bisa menerimamu. Tapi entah apa yang ada dalam fikiranmu. Kau terus dekat dengan teman perempuanmu. Pertamannya, tak ada rasa seperti ini dalam hidupku. Tapi entah mengapa aku terus memikirkanmu dengan teman perempuanmu itu. Dan sampai akhirnya muncul kata “cemburu” dalam hatiku.
 
Maafkan aku. Semjenak itu aku meninggalkanmu. Aku tak mau mengenal seseorang yang mendekati aku. Aku nggak tau apa yang kamu fikirkan. Apa selama ini aku hanya sebagai orang lain yang selalu kamu gunakan ketika kesepian? Dan kamu buang ketika kau merasa riang? Aku tidak tau. Yang pasti rasa ini telah melenyapkan perasaanku kepadamu. Menurutku kamu hanya pemberi harapan palsu.
 
Dengan sangat menyesal, maafkan aku. Mulai detik ini izinkan aku pergi darimu. Aku tak ingin mengenalmu. Aku ingin berhenti mencintaimu. Maaf sekali lagi. Selama ini kamu telah isi hari-hariku. Selalu membuatku tersenyum.
Selama ini kau berikan aku kesejukan dan kenyamanan. Kau terus membuatku nyaman didekatmu. Sesekali kau memberiku kata-kata yang bisa membuatku terbang. Bagaikan  terbang langit ke -7. Dan melayang-layang diatas bunga-bunga yang bermekaran indah menawan membuat hati ini terbuai olehmu. Tapi maaf aku tak bisa membalas semua itu. Entah mengapa. Tapi perasaan ini hanya milikmu. Apa karena aku belum terlalu mengenalmu lebih jauh? Tapi ini sudah cukup lama. 

Maafkan aku, aku menyesal. Aku sadar, waktu tak bisa terulang kembali lagi. Dan mungkin sampai detik ini kamu jengkel kepadaku. Maafkan aku. . . . Maafkan aku. Jika kamu tidak mau memaafkanku, aku terima itu. Ini semua karena kesalahanku yang sangat bodoh dalam hidupku. Terimakasih Mrs.S yang selalu membuatku nge-fly tiap harinya. Dan maaf, aku telah membuatmu marah.

lanjutkan kenal dengan saya di https://www.facebook.com/arwen.whendie?ref=tn_tnmn